Update Sistem Operasi Kuras Baterai dan Memori Gadget

Memperbarui (up-date) system operasi (OS) pada piranti mobile adalah hal yang seringkali kita kerjakan. Itu artinya, Anda mesti bersiap dengan kemampuan memori yang lebih lantaran umumnya ukurannya jadi tambah. Sejatinya, up-date OS mempunyai tujuan untuk mendongkrak performa piranti berkaitan. Tetapi, kerapkali yang berlangsung malah demikian sebaliknya. Banyak masalah dimana up-date OS malah tidak cuma mengonsumsi memori, namun berbuntut pada crash atau freeze. Baru baru ini penelitian Watchdog Which? membuka efek yang berlangsung pada performa tablet serta piranti mobile sesudah terima pembaruan OS. Which? temukan kalau banyak piranti terserang efek negatif akibat up-date OS.

Samsung-phone-updating

Umpamanya, waktu upgrade Microsoft Surface Pro 3 dari Windows 8.1 ke Windows 10, tablet itu kehilangan kemampuan sebesar 30GB–padahal itu begitu cukup untuk menaruh beberapa ratus photo. Demikian halnya up-date OS Android 5.0 Lollipop ke Android 6. 0 Marshmallow pada Samsung Galaxy Tab S2 9.7 yang mengonsumsi memori 3GB. Namun menurut Which?, ini tidak cuma permasalahan memori. Pembaruan OS juga kuras ketahanan baterai piranti. Seperti yang dihadapi Google Nexus 6P, saat searching alami penurunan dari 716 menit ke 535 menit sesudah up-date dari Android 6.0 Marhsmallow ke Android 7.0 Nougat.

Ada lagi masalah dimana baterai iPhone 6 terkuras 38 menit dari 702,5 menit ke 664,5 menit waktu upgrade iOS 8 ke iOS 10. Menurut Watchdog semestinya perusahaan menerangkan efek pembaruan itu pada penambahan performa. Dengan hal tersebut, pemakai terasa miliki pilihan tidak untuk memperbarui OS bila di rasa tak perlu atau tak sukai. Waktu upgrade, pembaruan ini semestinya memberi penambahan performa hp serta tablet bukanlah malah kebalikannya. Meski sekian, diluar efek jelek diatas, menurut Which? pembaruan OS sebenarnya memberi penambahan dari segi keamanan piranti.

Iklan